Rasanya dari aku TK, SD, SMP, SMA, bahkan pas waktu kuliah kemarin, Allah selalu menempatkanku dan menasibkan aku, alias menaruh aku ahh apapun itu istilahnyaa.. hehe Allah selalu menempatkanku di sekitar orang-orang yang hebat. Dan aku selalu merasa kerdil berada di samping mereka semua. Dan selalu bertanya, kenapa aku tidak bisa seperti mereka, kenapa mereka begitu hebat? Dan mengapa mengapa lainnyaa..
Setelah berbagai proses, ternyata semua memang tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Allah menempatkanku di antara mereka agar aku terus belajar dan berusaha untuk bisa menjadi orang-orang hebat itu. Ini menurutku..
Tentu semua ini tidak lepas dari peranan orang tua terutama ibu yang terus membimbing dan mengarahkanku untuk terus berjuang sampai akupun tidak percaya bisa melalui semua ini.
Bahwa setiap orang dikaruniai
kekurangan dan kelebihan. Dan saat masih dalam kandungan tentu kita tidak
diberi pilihan untuk memilih apakah kita mau lahir dari orang tua yang kaya
raya ataukan orang yang kurang mampu. Semua sudah ditulis oleh Allah di Lauhul
MahfudzNya. Kita tinggal menjalaninya saja. Kalau kita ditanya, tentu kita akan
memilih terlahir dari keluarga yang kaya raya dan semua serba mudah sehingga
kita tidak perlu untuk bersusah payah dalam menggapai sesuatu. Tidak teman,
Allah tidak seperti itu. Mari kita sama-sama berfikir,, karena aku juga masih
perlu belajar banyak tentang hal ini.
Dan tentu orang bijak tetap membutuhkan orang lain sebagai pengingat dan penasihat saat dia melakukan kesalahan. Inilah kenapa dalam islam, kita disunnahkan untuk berada di lingkungan orang-orang sholeh. Agar mereka mengingatkan kita saat kita salah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar