Minggu, 27 Mei 2012

Apa Tujuan Hidupmu??

Tujuan Hidup,,

sekedar cerita,,
kemaren aku pesiar ke jatos (salah satu mall yg ada di deket kampusku). Sebenarnya aku berniat tidak pesiar, tapi karena udah janji ma Kartika, jadi aku memutuskan untuk kesana. Ternyata dia tidak jadi ke Jatos karena dia harus ngeprint tugas.
So, tinggallah aku sendiri disana dan tanpa tujuan.
Berjalan gak jelas alias Ge Je. Dan melihat lihat barang" and baju" muslim.
tapi gak minat untuk beli karena kemarin itu tanggal tua . hhe
Aku terus berjalan sambil merenung dan untuk membuang waktu sampai lelah menghampiri, dan akhirnya aku pulang.


begitulah yang aku rasakan kemarin.
Dalam renunganku,, aku berfikir..
Mungkin inilah yang dirasakan saat seseorang itu tidak mempunyai tujuan hidup yang jelas. Orang tersebut akan berjalan tak tentu arah dan akhirnya terperosok ke dalam hal-hal yang negatif serta tidak menghargai waktu yang diberikan oleh Allah kepada kita.
Padahal "waktu" adalah anugerah Allah yang terindah untuk umatNya.
Sebagai seorang muslim tentu tujuan hidup kita yang hakiki adalah mendapatkan ridhoNya.
Banyak sekali kewajiban" yang harus dilakukan di dunia ini guna persiapan bekal kita di akhirat kelak.
Sangat disayangkan apabila kita membuang waktu kita begitu saja, atau justru dengan membuangnya dengan melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat.

Bila orang sudah mempunyai dan meyakini tujuan hidupnya. Dia akan lebih terarah dalam berjalan, dan  menghargai waktu yang diberikan untuknya kemudian  memanfaatkannya untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Mari kita sama-sama bermuhasabah diri,, apakah kita sudah menentukan tujuan hidup kita?
jika belum,, bersegeralah ..


*memulai hari dengan semangat beramal ..
bismillah


Selasa, 15 Mei 2012

hidup ini memang pilihan ..


life is choice ..
begitulah ..
kita sebagai manusia yang dikaruniai perasaan dan akal pikiran, tentu harus mampu memilih mana yang baik dan tidak baik untuk kita..
terkadang kita dihadapkan pada pilihan yang sangat menyulitkan diri kita. dan kita dituntut untuk tetap memilih salah satunya.
akhirnya dengan beberapa pertimbangan kita berani memilih salah satu diantaranya.
walaupun beresiko, namun itulah pilihan kita.
kita harus senantiasa siap menerima segala konsekuensi atas segala pilihan yang kita ambil. baik konsekuensi positif maupun negatif bagi kita.

hidup memang pilihan..
sebagai seorang muslim kita senantiasa dianjurkan untuk melibatkan Allah dalam memutuskan pilhan mana yang akan kita pilih termasuk dalam memilih calon pendamping hidup.
ciieeee ....
opo iki ???


tapi memang benar lho ..
Kita manusia biasa yang tidak tahu mana yang terbaik untuk kita.
Dia yang Maha Tahu atas segalanya, yang lebih mengetahui mana yang terbaik untuk diri kita daripada diri kita sendiri.
tetaplah jadikan Allah swt. sebagai sandaran atas semua pilihan kita.
berusaha, berdo'a dan berpasrah atas segala kehendakNya.

wallahu a'lam bishshawab ..

keep hamasah!!

:)   .banten room.


perkenalan dengan mereka ...

sampai di kos. Aku dan Kiya langsung menuju kamar untuk beristirahat.
di kos ternyata ada bebarapa teman Kiya yang sedang berkumpul di ruang tengah. aku pun berkenalan dan ikut berkumpul dan sharing disana.
ada salah satu diantara mereka yang menyuguhkan makanan, aku pun juga memabawa buah tangan dan kami pun makan bersama.

Dalam kesempatan itu, mereka banyak bertanya tentang kampusku. Aku pun dengan santai menjelaskan kepada mereka. termasuk menunjukkan foto-foto seragam yang biasa digunakan.
mereka sangat kagum dan memintaku untuk mempraktekkan cara merangkai jilbab ala praja IPDN. dengan tenang aku mempraktekkannya.
alhamdulillah mereka sangat welcome padaku.


dan satu lagi yang membuatku kagum pada mereka, para akhwat,, sebelum tidur mereka mendengarkan lagu-lagu nasyid perjuangan yang membuat semangat berislam dan berdakwah mereka semakin meningkat.
subhanallah ..

Aku pun akhirnya tidur di ruangan yang sama dengan Kiya.
Sebelum tidur, tak lupa aku mengucap syukur atas hari ini yang sangat berkesan dan memberi banyak kenangan indah di kota berhati nyaman ini. dan tepat pukul 03.00dinihari aku beranjak pulang ke kampung halaman ku di Madiun Jawa Timur dengan hati bersyukur atas segala kesempatan yang Allah berikan padaku.

alhamdulillahirobbil 'alamiin ..


semoga Allah memberi kesempatan di hari selanjutnya untuk menuai hikmah di kota ini ..

;;kota berhati nyaman, jogjakarta;;

di kawasan itu ternyata ... subhanallah ..

akhirnya kita sampai di tempat kos murobi'ahnya Kiya. Aku lupa nama kawasannya.
Tempat kos itu sangat besar. terdapat hampis 100 kamar. disana seluruhnya akhwat. dan di kos itu terdapat jadwal shalat, tempat shalat jama'ah serta jadwal kegiatan pendidikan islam seperti kajian bersama, tahsin, ngaji bersama, dll.
subhanallah ..
aku baru mengetahuinya. ternyata dakwah itu macam-macam caranya. konon katanya, yang mempunyai tempat kos itu adalah akhwat juga. jadi tempat kos itu diprogramkan untuk sarana dakwah juga.
subhanallaah ...
aku terus berucap kalimat tasbih ..

aku pun masuk di kamar Murobi'ah  itu, ternyata ada sesuatu yang harus disampaikan kepada Kiya yang sifatnya perorangan, Jadi aku harus keluar sebentar, aku pun memanfaatkan waktu untuk membaca buletin dakwah akhwat disana.
subhanallah.. so amazing..
tempat kos aja pake buletin dakwah juga.
sungguh sangat terstruktur dan terprogram dengan sempurna..

setelah beberapa saat, Kiya pun keluar dan kami pun pamit untuk pulang ke kos.
Murobi'ah melepas kami dengan senyuman yang sangat bersahaja.
semoga Allah senantiasa memudahkan perjuangan kita ukhtii ..
:)
aamiin yaa rabb ..

Sebelum pulang, kami mampir ke kampus UGM untuk berfoto-foto disana.
Malam pun tak menghilangkan keindahan kampus ini.
setelah selesai berfoto-foto kami pulang dengan hati berucap syukur alhamdulillah semua telah terlalui hari ini.

alhamdulillah ..

::to be continue::

oleh-oleh .. tetep lah ..

matahari sudah mulai menenggelamkan dirinya. Kiya mengajakku untuk membeli oleh-oleh di pusat penjualan oleh-oleh khas Jogjakarta, Bakpia "45". itulah namanya ...

karena aku sangat suka dengan makanan yang bernama Geplak, jadi aku membeli geplak dan bakpia pathok di tempat ini.
Toko ini sangat ramai karena sudah sangat terkenal kekhasan rasanya. Pengunjung dengan semau hati dapat mencicipi makanan yang dijual di toko tersebut.

setelah membayar, kami pun bergegas mencari masjid untuk menunaikan shalat magrib. Kami pun shalat di kawasan dekat dengan  pusat oleh-oleh Bakpia 45 tersebut.

setelah shalat magrib, Kami melanjutkan jalan-jalan di kawasan Alon-alon dan tak lupa kami berfoto-foto di kawasan jalan raya dan di benteng Vedeberg. disana terdapat banyak penjual. Aku pun berminat untuk membeli sandal yang bertuliskan Jogja sebagai oleh-oleh.
tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB malam. Kami harus segera pulang ke kos, namun sebelum kembali ke kos, Kiya harus pergi ke kos Murobi'ahnya untuk menerima beberapa amanah. begitu katanya.
Aku pun dengan senang hati mengikuti kemanapun kiya pergi.

ternyata mereka ..


::to be continue::

.. kegiatan mahasiswa muslim di kota berhati nyaman, jogjakarta ..

.. Jalan-jalan dari pagi hingga jam 3 sore kala itu, membuat aku sangat lelah. namun, sekali lagi aku menyemangati diriku untuk terus mengikuti kegiatan bersama sahabatku, Kiya.
sore itu, setelah membersihkan diri, Kiya mengajakku ke salah satu masjid di kawasa UGM, masjid Mardhiyah namanya. Di sana sedang ada kajian Manhaj yang dihadiri oleh para mahasiswa dan dosen dari UGM. Aku sangat senang bisa membaur dengan mereka.
ternyata kami sudah terlambat dan kajian sudah di mulai. kami pun duduk di bagian belakang namun tetap dapat mengikuti  kajian tersebut dengan khidmat.
alhamdulillah, walaupun rasa ngantuk sudah menyergap, namun aku berusaha untuk tetap bangun.

sekitar 30menit berlalu dan akhirnya kajian itu selesai. aku dan Kiya bersalaman dengan akhwat" disana. rasanyaaa,,, subhanallah ..
senang sekalii .. seperti menjadi akhwat yang sesungguhnya. sungguh damai berada diantara muslimah yang taat dan berprestasi seperti mereka.
Aku pun berenalan dengan beberapa teman Kiya. mereka sangat ramah.

Setelah kajian manhaj at Masjid Mardhiyyah itu, kami berencana untuk berfoto-foto di masjid terapung di kampus UGM. Namun ternyata disana terdapat beberapa kelompok mentoring yang sedang melaksanakan kajian bersama. Jadi kami mengurungkan niat kami.
dan memilih untuk berjalan-jalan ke tempat lain.

sangat berkesan di kota berhati nyaman ini ..

:: to be continue ::

di Kota "gudeg" itu ..

.. dari kawasan wijilan, kami menuju kawasan Keraton Jogjakarta.
Kami memasuki kawasan keraton dengan tiket 3ribu rupiah per orang.

Saat itu keraton sangat ramai karena bertepatan dengan study tour anak-anak SD. jadi kayak anak SD dehh ..
banyak sekali benda, tempat, patung peninggalan sejarah yang sangat mengingatkan pada sejarah serta budaya asli Jogjakarta.
hawa mistis, ada. tapi rasa kagum akan perjuangan dan budaya jogja membuat rasa takut kami hilang.
perlu diketahui juga, di keraton terdapat relief perjuangan sri sultan dalam rangka melawan penjajah. so amazing ..
hhe

disana juga terdapat foto-foto sri sultan hamengku buwono ke I hingga ke X.
subhanallah ..

setelah berjalan-jalan di kawasan keraton,, kami menuju pintu gerbang keraton yang tempatnya agak tersembunyi. pintu gerbang itu sangat tinggi dan besar. di sekitarnya ada orang yang sedang melaksanakan ritual dengan dupa dan bunga mawar dan minyak kemenyan yang membuatku merasa g' nyaman berlama-lama disana.
Akhirnya kami memutuskan untuk mengakhiri jalan-jalan di keraton dan menuju ke tempat selanjutnya.

wisata murah, bermanfaat, dan mengagumkan at kota berhati nyaman, jogjakarta ..

:: to be continue ::

in Kota "jogja berhati nyaman" part 2 ^_^

pagi yang indah ..

matahari pagi itu cukup menghangatkan dan menyegarkan badan.
setelah  menikmati suasana Sanmor, aku bergegas mengendarai Rotom milik sahabatku itu menuju kampus kebanggaannya, UGM, aku pun turut ikut masuk kawasan kampus ternama itu. Aku berkeliling seluruh kawasan kampus iru kemudian kami kembali ke tempat kos untuk mengambil kamera.

setelah kamera siap dioperasikan,,, kami memutuskan untuk menaiki trans jogja dengan start at Malioboro street. kami naik dengan semangatnya. Trans jogja terus mengantarkan kami berkeliling kota ini. Kami berganti bus sebanyak 3kali namun tetap dengan tiket hanya dengan 3ribu rupiah di awal.

saat berada di trans jogja, ada beberapa turis asing disana, berbadan tegap, tinggi, dan berambut pirang.
kami tertawa-tawa melihatnya. mereka senyum dengan ramah, kami pun juga menunjukkan rasa welcome kepada mereka.

2jam untuk mengelilingi kawasan kota jogjakarta, start at malioboro street dan finish di tempat yang sama.
perasaan ngantuk, lapar, dan lelah sudah mulai menghinggapi kami.
kami pun memutuskan untuk sholat dhuhur terlebih dahulu. aku berkata pada Kiya, sahabatku, kita shalat di mejid gedhe kota jogja saja.Kiya pun menyetujuinya.
Mejid gedhe, yang awalnya aku hanya melihatnya di film Sang pencerah, kini aku dapat menunaikan ibadah shalat disini.
alhamdulillah ..
aku tidak mau lelah, aku harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya karena waktuku tidak lama di kota ini. itulah perasaanku waktu itu.

setelah selesai shalat dhuhur, kami menuju kawasan industri gudeg yaitu di jalan Wijilan. Kawasan ini seluruh penduduknya menjual nasi gudeg dengen beraneka ragam rasa.
kiya mengajakku ke tempat favoritnya yaitu di Gudeg Wijilan bu Widodo.
Rasa nasi gudegnya jangan ditanya lagi,, ueennaaak tenan rek ...
mak nyuuss ..
wajib mencoba kesana bagi Anda yang belum pernah sama sekali.
hhe

:: to be continue ::

kota berhati nyaman .. Jogjakarta ..

Siapa sih yang g' kenal sama kota ini??
pasti semuanya kenal lah ..
kota pelajar,
kota budaya,
kota gudeg,
dan sebutan" lainnya..
siapapun yang kesana pasti langsung terpesona dengan budaya yang masih sangat kental dan masih dijunjung tinggi.

dan alhamdulillahnyaa .. eva berkesempatan pergi kesana.
meskipun waktunya tidak lama, tapi sangat cukup untuk membuat perasaan hati menjadi tenteram dan nyaman. seperti julukan kota tersebut. apalagi dengan didampingi seorang tour guide yang selalau setia mengantarkanku kemanapun aku mau. terima kasih ukhtii ..
:)

sunday in jogja ..
pagi yang indah, ditambah dengan adanya SunMor (sunday morning) alias pasar kaget hari minggu di kawasan UGM ini membuat para mahasiswa, penduduk skitar UGM dan para wisatawan kawasan ini untuk berbelanja  dan berkuliner di hari minggu itu.
aku pun tak mau melewatkan kesempatan berkuliner di kawasan ini. satu mangkuk besar sup buah ditambah batagor yang aku makan berdua dengan sahabatku sudah cukup membuat perut kami penuh.
biasanya kalau di bandung, porsinya kecil, tapi dengan harga yang sama, aku dapat menikmati porsi yang lebih besar di kawasan ini.
alhamdulillah ..puas ..

aku terus menikmati detik demi detik di kota ini..

. to be continue .