matahari sudah mulai menenggelamkan dirinya. Kiya mengajakku untuk membeli oleh-oleh di pusat penjualan oleh-oleh khas Jogjakarta, Bakpia "45". itulah namanya ...
karena aku sangat suka dengan makanan yang bernama Geplak, jadi aku membeli geplak dan bakpia pathok di tempat ini.
Toko ini sangat ramai karena sudah sangat terkenal kekhasan rasanya. Pengunjung dengan semau hati dapat mencicipi makanan yang dijual di toko tersebut.
setelah membayar, kami pun bergegas mencari masjid untuk menunaikan shalat magrib. Kami pun shalat di kawasan dekat dengan pusat oleh-oleh Bakpia 45 tersebut.
setelah shalat magrib, Kami melanjutkan jalan-jalan di kawasan Alon-alon dan tak lupa kami berfoto-foto di kawasan jalan raya dan di benteng Vedeberg. disana terdapat banyak penjual. Aku pun berminat untuk membeli sandal yang bertuliskan Jogja sebagai oleh-oleh.
tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB malam. Kami harus segera pulang ke kos, namun sebelum kembali ke kos, Kiya harus pergi ke kos Murobi'ahnya untuk menerima beberapa amanah. begitu katanya.
Aku pun dengan senang hati mengikuti kemanapun kiya pergi.
ternyata mereka ..
::to be continue::
Tidak ada komentar:
Posting Komentar