Makasiih yang masih stay di blog ini..
masih mau lanjut baca ceritanya??
oke lanjut yaa..
(belagak kayak penyiar aja)
Maret 2015.
Ini adalah bulan terakhir Aku berada di kantor BKD Kota Madiun. Saat itu, hari masih panjang.. jam dinding masih menunjukkan pukul 11 siang. Aku masih asik menonton film di youtube karena memang kebetulan tidak ada pekerjaan yang harus aku selesaikan. Sambil mengenakan headset, aku menikmati musik yang diputar di youtube..
Tiba-tiba ada suara dari pintu masuk ruanganku. dan did you know siapa yang datang pada sinag bolong ini??
yup, there are Mr.Bambang Irianto, Mayor of Madiun City and his adc.
Sontak aku langsung kaget dan melepas headsetku, dan aku agak melirik beliau.. ternyata beliau sedang memperhatikan ruanganku dan kemudian mencari anak lulusan STPDN di ruanganku, Aku. yaa Beliau mencariku.
hahhaa.. kagettt bangeett..
Singkat cerita, beliau berniat menjodohkan aku dengan ajudannya. Yang tidak lain adaah seniorku sendiri.. kami hanya senyum dan senyum ajaahh.. Secara masak mau teriak teriak di depan walikota.. hehe
Aku tidak tahu ada angin apa dan rencana apa beliau datang ke ruanganku..
yaa gitu dehh.. hehehe
to be continue,..
Eva A Rahma
Senin, 11 Januari 2016
Hidup Baru (1)
Hampir setahun rasanya ngga nulis di blog kesayangan ini.
Apa kabar para pembaca??
(kayak punya pembaca aja) hhe
Tentu semuanya berharap kita dalam keadaan yang sehat dan jauh lebih baik dari pada sebelumnya..
Alhamdulillah yaa..
Berbagi memang mebuat kita lebih lapang dan tenang.. pun saat kita berbagi cerita dan pengalaman hidup meskipun hanya dalam blog pribadi.
hhe
flashback dulu yaa..
Dulu.. setahun lalu, aku masih duduk di kursi pojokan dan di antara 12 rekan lainnya di Badan Kepegawaian Daerah Kota Madiun sebagai staf di Bidang Pengembnagan Karir Pegawai, masih single, galau dengan pasangan hidup, dan selalu ingin hadir dalam resepsi pernikahan teman walaupun ke luar pulau sekalipun.. semangat banget pokoknya..
dan Kini..Did you know???
taraaaa.....
Aku sudah 3 bulan menikah..
alhamdulillah.. lebih tepatnya tanggal 11 Januari kemarin, aku sudah mengarungi kehidupan berumah tangga selama 3 bulan..
alhamdulillah..
Bagaimana rasanya menjadi seorang istri??
Bagaimana rasanya setelah menikah??
Bagaimana rasanya menjadi ibu rumah tangga??
Bagaiamana rasanya hidup berpisah dari orang tua kandung yang telah membesarkan kita selama ini dan kemudian memilih hidup dengan pasangan hidup?
Bagaimana rasanya dan bagaimana bagaimana yg lain akan Aku ceritakan setelah ini..
Yang pasti, aku mulai mengerti arti mendalam dari ucapan "Selamat Menempuh Hidup Baru"
ok guys, stay tune di blog ini yaa..
Apa kabar para pembaca??
(kayak punya pembaca aja) hhe
Tentu semuanya berharap kita dalam keadaan yang sehat dan jauh lebih baik dari pada sebelumnya..
Alhamdulillah yaa..
Berbagi memang mebuat kita lebih lapang dan tenang.. pun saat kita berbagi cerita dan pengalaman hidup meskipun hanya dalam blog pribadi.
hhe
flashback dulu yaa..
Dulu.. setahun lalu, aku masih duduk di kursi pojokan dan di antara 12 rekan lainnya di Badan Kepegawaian Daerah Kota Madiun sebagai staf di Bidang Pengembnagan Karir Pegawai, masih single, galau dengan pasangan hidup, dan selalu ingin hadir dalam resepsi pernikahan teman walaupun ke luar pulau sekalipun.. semangat banget pokoknya..
dan Kini..Did you know???
taraaaa.....
Aku sudah 3 bulan menikah..
alhamdulillah.. lebih tepatnya tanggal 11 Januari kemarin, aku sudah mengarungi kehidupan berumah tangga selama 3 bulan..
alhamdulillah..
Bagaimana rasanya menjadi seorang istri??
Bagaimana rasanya setelah menikah??
Bagaimana rasanya menjadi ibu rumah tangga??
Bagaiamana rasanya hidup berpisah dari orang tua kandung yang telah membesarkan kita selama ini dan kemudian memilih hidup dengan pasangan hidup?
Bagaimana rasanya dan bagaimana bagaimana yg lain akan Aku ceritakan setelah ini..
Yang pasti, aku mulai mengerti arti mendalam dari ucapan "Selamat Menempuh Hidup Baru"
ok guys, stay tune di blog ini yaa..
Selasa, 10 Februari 2015
Dari Hati (3)
Mungkin butuh berkali-kali sakit hati agar hati kita mampu belajar untuk mencintai Sang Pemilik Hati. Hanya berharap pada Sang Pemilik Hati dan Sang Pemilik Cinta Sejati. Untuk kesekian kalinya kita akan terus disadarkan bahwa BERHARAP PADA MANUSIA AKAN MEMBUAHKAN KECEWA NAMUN, JIKA KITA BERHARAP HANYA PADA ALLAH, KITA AKAN MENDAPATKAN YANG TERBAIK BAGI KITA.
kenapa saya tulis dengan huruf besar, karena saya mengalaminya berkali-kali. Memang butuh berkali-kali sakit hati
kenapa saya tulis dengan huruf besar, karena saya mengalaminya berkali-kali. Memang butuh berkali-kali sakit hati
Dari Hati (2)
Self..
Mungkin kalau ada pertanyaan tentang diri kita dan siapakah yang paling mengenal diri kita?
Jawaban yang paling mengena adalah diri kita sendiri dan Allah swt.
Kita bisa saja berpura-pura bahagia, pura-pura sedih, maupun pura-pura mencintai..
semua yang tahu adalah diri kita sendiri dan Sang Khaliq.
Yang pasti, berusaha jujur terhadap diri dan mulai memaafkan diri atas kesalahan-kesalahan yang pernah kita perbuat adalah salah satu sarana agar diri kita mampu mencintai diri sendiri dan mampu memperbaiki diri untuk kedepannya.
Memaafkan diri adalah bagian penting dalam fase kehidupan kita. Jangan ragu untuk menjadi diri sendiri dan terus memperbaiki diri.
Mungkin kalau ada pertanyaan tentang diri kita dan siapakah yang paling mengenal diri kita?
Jawaban yang paling mengena adalah diri kita sendiri dan Allah swt.
Kita bisa saja berpura-pura bahagia, pura-pura sedih, maupun pura-pura mencintai..
semua yang tahu adalah diri kita sendiri dan Sang Khaliq.
Yang pasti, berusaha jujur terhadap diri dan mulai memaafkan diri atas kesalahan-kesalahan yang pernah kita perbuat adalah salah satu sarana agar diri kita mampu mencintai diri sendiri dan mampu memperbaiki diri untuk kedepannya.
Memaafkan diri adalah bagian penting dalam fase kehidupan kita. Jangan ragu untuk menjadi diri sendiri dan terus memperbaiki diri.
Dari Hati
Hati..
Hanya kita sendiri yang bisa menguasai.
Menguasai suasana hati.
Memilih sedih atas semua hal yang terjadi atau memilih bahagia atas semua yang kita alami.
Yang pasti, kita tidak mungkin akan sedih selamanya.
dan kita juga tidak akan senang selamanya.
Semuanya berjalan beriringan dalam hidup ini.
Kadang sedih, kadang bahagia.
Namun, keputusan mutlak ada dalam diri kita.
selalu ada pilihan untuk sedih ataupun bahagia.
ingat, pilihan.. jadi kita bisa memilih untuk bahagia walaupun kita sedang ditimpa banyak masalah.
Memilih untuk bersikap tenang dan berserah saat kita ditimpa berbagai ujian dan fitnah.
satu kalimat yang menenteramkan..
"Karena Tuhan Tahu Kita Mampu"
kalimat di atas merupakan judul sebuah nasyid yang sempat booming di Indonesia and i like it.
Hanya kita sendiri yang bisa menguasai.
Menguasai suasana hati.
Memilih sedih atas semua hal yang terjadi atau memilih bahagia atas semua yang kita alami.
Yang pasti, kita tidak mungkin akan sedih selamanya.
dan kita juga tidak akan senang selamanya.
Semuanya berjalan beriringan dalam hidup ini.
Kadang sedih, kadang bahagia.
Namun, keputusan mutlak ada dalam diri kita.
selalu ada pilihan untuk sedih ataupun bahagia.
ingat, pilihan.. jadi kita bisa memilih untuk bahagia walaupun kita sedang ditimpa banyak masalah.
Memilih untuk bersikap tenang dan berserah saat kita ditimpa berbagai ujian dan fitnah.
satu kalimat yang menenteramkan..
"Karena Tuhan Tahu Kita Mampu"
kalimat di atas merupakan judul sebuah nasyid yang sempat booming di Indonesia and i like it.
Senin, 05 Januari 2015
Selasa, 30 Desember 2014
Desember oke (10)
10.00 am.
Acara akad telah selesai. Dilanjutkan dengan salam-salaman. Dan tibalah giliranku..
"Baarakallahu laka wabaraka 'alaika wajama'a bainakuma fii khayr.."
aku mendo'akan ukh tika dan suaminya sambil berjabat tangan dan berpelukan..
dan tak lupa berdo'a dalam hati semoga aku segera menyusul.. hehehe
aamiin yaa rabb..
Dan di acara ini aku bertemu dengan teman-teman IPDN yang lain.. seneng banget rasanya, berasa reuni kecil-kecilann..
i'm happy.. yes, i'm sure.
Acara akad telah selesai. Dilanjutkan dengan salam-salaman. Dan tibalah giliranku..
"Baarakallahu laka wabaraka 'alaika wajama'a bainakuma fii khayr.."
aku mendo'akan ukh tika dan suaminya sambil berjabat tangan dan berpelukan..
dan tak lupa berdo'a dalam hati semoga aku segera menyusul.. hehehe
aamiin yaa rabb..
Dan di acara ini aku bertemu dengan teman-teman IPDN yang lain.. seneng banget rasanya, berasa reuni kecil-kecilann..
i'm happy.. yes, i'm sure.
Langganan:
Postingan (Atom)