Gue gak pernah pacaran. Tapi gue tentu pernahlah jatuh cinta..
Dari jatuh cinta inilah gue belajar untuk memahami apa itu cinta ..
ciee ..
Selain itu, gue juga sering dengerin curhat dari para temen-temen sekamar yang notabene sama-sama anak asrama. Lebih tepatnya lagi mereka udah gue anggap sebagai sodara.
sebenarnya gue lagi mikirin seseorang yang ada di jauuuhh sana. Tapi gimana yaa??
gue udah berprinsip bahwa gue nggak akan pacaran tapi langsung Nikah aja.
hhe aamiinn .. ( dengan proses ta;aruf tentunya)
sebelumnya gue pernah dapat nasihat dari seseorang akhwat, dia udah nikah sama motivator terkenal, dan dia ngasih banyaaak banget nasihat ke gue, salah satunya adalah sbb:
“nikah itu bukan masalah kapan dan dengan siapa, tapi bagaimana proses kita menuju pernikahan tersebut.”
jujur, gue nggak ngerti dengan kalimat ini, tapi lama kelamaan gue terus cerna kalimat tersebut.
yang gue tangkep dari kalimat itu adalah, kita harus mengutamakan proses menuju pernikahan tersebut. Apakah dengan cara yang diridhoi Allah atau justru sebaliknya, seperti cara orang barat yang melalui proses pacaran bahkan sampai diluar batas. Na’udzubillahi min dzalik.
balik lagi ke masalah “cinta”
bagi gue, cinta itu indah.
cinta itu luar biasa.
cinta itu mampu mengubah segalanya menjadi mungkin.
mungkin karena alasan “cinta” inilah, para perempuan-perempuan rela memberikan seluruh yang dia punya kepada yang dicintainya.
tapi terkadang gue nggak ngerti, apa beda antara cinta dan nafsu.
oh iya, jadi inget ni.
dulu pas gue masi pake seragam putih abu-abu, gue pernah ikut seminar. Dan pas seminar itu motivatornya bilang gini,
cinta itu menyelamatkan, cinta itu mendamaikan, cinta itu tidak menuntut, tapi menuntun kita untuk selalu ikhlas memberi kepada yang kita cintai.
berbeda dengan nafsu.
nafsu itu ingin memiliki, nafsu itu egois, nafsu itu menggelisahkan dan
nafsu itu berakibat buruk bagi yang selalu menurutinya.
itulah nafsu.
makanya, semakin banyak urhatan temen tentang pacarnya yang selalu menuntut, yang selalu meminta sesuatu bahkan kecupan setiap bertemu (astaghfirullah), semakin membuat gue jadi BERSYUKUR” kepada Allah. Dan gue juga bersyukur mempunyai orang tua yang sejak gue kecil udah mendidik gue ilmu agama. Jadi hingga sekarang gue terus berusaha untuk menjaga anugerah Allah ini. Dan gue hanya akan ngasih semuanya kepada orang yang halal. Orang yang dipilihkan Allah buat gue, orang yang mencintai gue yaitu Suami.
bismillah yaa Allah ..
mulai malam ni, gue akan terus memperbaiki diri untuk menjadi muslimah yang pinter, rajin, dan taat.
hamba mohon kekuatan dariMu ya Allah ..
EAR. #030212#
Tidak ada komentar:
Posting Komentar